A+ R A-

Kisah Penjual Kopi, Demi Menyekolahkan Anak

Rate this item
(1 Vote)
JAKARTA, TintaMerahNews.Com, - Mbak Yuk, itulah nama panggilan sehari-hari perempuan asal Solo, Jawa Tengah. Setiap harinya membantu sejumlah pegawai negeri sipil (PNS), dilingkungan Kantor Walikota Jakarta Utara, ngopi-ngopi dengan harga ekonomis.

Setiap hari, Mbak Yuk, menggowes sepeda dengan santai namun terlihat lincah menyelip ditengah kendaraan pribadi maupun truk kontainer yang melaju ke Pelabuhan Tanjung Priok. Mbak Yuk mengaku, untuk melayani para pecandu kopi bisa menghabiskan sebanyak 5 termos air panas disetiap harinya.

“ Alhamdulillah, untungnya bisa buat menyekolahkan anak mas,” ungkap ibu dari tiga orang anak ini, saat ditemui TintaMerahNews.Com, di Taman Walikota Jakarta Utara.

Untuk tetap diberikan izin berjualan dilingkungan Kantor Walikota, Mbak Yuk mengaku harus mampu menjaga kebersihan lingkungan disekitar lokasi tempatnya berjualan.

Secara terpisah, Anda mungkin sering melihat Mbak Yuk dan rekan-rekannya berkeliling di daerah Menteng, Sudirman atau Rasuna Said. Namun daerah elit itu sudah dipenuhi Caffeshop mewah yang menyajikan kualitas, kenyamanan atau nilai prestasi yang tinggi.

Namun, Mbak Yuk, dan teman-teman lainnya tetap tak terpisahkan dari dinamika Kota Jakarta. Kehadiran Mbak Yuk, membantu warga Jakarta berkemampuan menengah yang bekerja dikawasan pemerintah dan pelabuhan tersebut untuk mengusir rasa kantuk atau sekedar menikmati hari dengan seduhan kopi lewat beberapa lembar uang ribuan rupiah saja.

|NANG

Leave a comment

Terbaru

DVI Berikan Kesempatan Melihat Jenazah, Bagi Keluarga Korban

DVI Berikan Kesempatan Melihat Jenazah, Bagi Keluarga K…

JAKARTA, TintaMerahNews.Com, - Tim Disaster Victim Identific...

Banner

1