A+ R A-

LMK Rawa Badak Utara, Kembangkan Bibit Tanaman Toga

Rate this item
(1 Vote)
Kader PKK, tokoh masyarakat, pengurus RT RW 08 dan aparat pemerintah seusai peninjauan kebon pembibitan tanaman toga Al-Kautsar Kader PKK, tokoh masyarakat, pengurus RT RW 08 dan aparat pemerintah seusai peninjauan kebon pembibitan tanaman toga Al-Kautsar
JAKARTA, TintaMerahNews.Com,- Pengembangan bibit tanaman toga, ditengah pemungkiman padat penduduk menjadi ide kreatif bagi warga RW 08 Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Tanaman toga yang dikembangkan secara khusus diharapkan mampu menambah lingkungan lebih hijau dan bermanfaat menjadi obat penawar sejumlah penyakit.

“Ide awanya dari saya bersama mantan lurah Yani Wahyu. Mulanya hanya ada lima jenis tanaman toga yang dikembangkan didalam tiga puluh pot tanaman, setelah lima bulan berkembang menjadi tiga puluh tiga jenis yang ditanam di dua ratus lima puluh pot,berdirinya pembibibitan tanaman toga yang diberi nama kebon pembibitan tanaman toga AL-Kautsar pada tanggal 17 Agustus 2011 lalu,” kata Sukma anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 08, kemarin,

Menurut Sukma, upaya pengembangan tanaman ini sebagai wujud dukungan warga terhadap pencanangan Walikota untuk menghijaukan lingkungan masing-masing.  Namun demikian, upaya terhadap kendala penataan dari segi keindahan masih turus dilakukan, mengingat tanaman yang dikembangkan bukan merupakan tanaman hias. “Alhamdulillah, warga merasakan manfaatnya atas tanaman yang telah kami kembangkan,” ujar Sukma.

Lebih jauh Sukma menuturkan, tanaman obat keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Tanaman obat keluarga pada hakekatnya dibudidayakan pada sebidang tanah baik itu di halaman rumah, kebun ataupun ladang untuk memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.

“Tanaman obat-obatan ada yang dikonsumsi untuk keperluan keluarga sendiri ada juga yang sengaja di budidayakan untuk selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat khususnya bahan obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan menjadi obatobatan herbal atau obat-obatan tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit. Jika setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat maka prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga dapat terwujudkan” terang Sukma.

Masih kata Sukma, tanaman toga ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ramuan tradisional. Di mana bahan-bahan tersebut diambil dari berbagai bagian dari tanaman tersebut.

Adapun jenis tanaman yang dimanfaatkan daunnya diantaranya, Seledri, manfaatnya untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi. Belimbing, digunakan untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi, kelor manfaatnya mengobati panas dalam atau demam, daun bayam duri, manfaatnya untuk mengobati kurang darah.

Kangkung, manfaatnya untuk mengobati insomia, Sirih, manfaatnya untuk menyembuhkan batuk, antiseptika, dan obat kumur, salam bersifat astringensia, jambu biji, manfaatnya untuk menyembuhkan mencret.

Disamping itu Sukma juga menjelaskan, jenis tanaman yang dimanfaatkan kulit batangnya diantaranya,  Kayu manis dimanfaatkan untuk mengobti penyakit batuk, sesak napas, nyeri lambung, perut kembung, diare, rematik, dan menghangatkan lambung, serta jeruk nipis, kulit batangnya dapat digunakan sebgai antiseptik, sehingga bisa dipakai bahan baku obat kumur.

|AMIN HIDAYAT

6 comments

Leave a comment

Banner

1