“Saya sudah nunggu dari jam sembilan pagi sampai jam empat sore belum juga dilayani mas. Kata petugas disuruh nunggu pak lurah saja, padahal saya merasa dipimpong apa karena saya nggak ada duitnya ya,” ungkap Warsih peserta nikah massal warga RT 017/02, Kelurahan Kebon Bawang, saat ditemui wartawan, Jum’at (17/2).
Warsih sebelumnya merasa telah terbantu dengan adanya kegiatan bakti sosial berupa kegiatan nikah massal. “Saya senang mas, akhirnya bisa menikah setelah tiga tahun berumah tangga hanya berbekal menikah secara agama saja,” katanya.
Namun demikian, Warsih tidak menyangka ternyata sangat sulit untuk mengurus persyaratan surat nikah tersebut. “Seharian saya nunggu dikantor kelurahan, tapi kenapa saya tidak juga dilayani padahal saya harus bekerja sebagai buruh tukang cuci baju dirumah tetangga,” ungkapnya.
Menanggapi tentang lambatnya pelayanan itu, Lurah Ma’mun saat dikonfirmasi tidak berada diruang kerjanya. “Pak Lurah nggak ada, lagi keluar kantor,” kata Muji, seorang staf Kelurahan Kebon Bawang.
Seperti diketahui, sebelumnya Gubernur DKI Jakarta berkunjung ke RW Binaan Kelurahan Kebon Bawang disambut ribuan warga di RW 02, Rabu pagi (14/2). Gubernur yang berpakaian dinas harian disambut drum band dari siswa SD dan musik Kolintang dari warga RW 015.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur yang didampingi Walikota Jakarta Utara menyaksikan pengukuhan PKK RW oleh Lurah kebon Bawang Ma’mun yang kemudian Gubernur memberikan sambutan seusai pengukuhan.
Gubernur merasa terbantu dengan adanya anggota PKK hingga tingkat RT, karena tanpa PKK tentunya kinerja Aparat tak akan optimal, bayangkan saja perannya yang sangat besar, sebagai ibu rumah tangga bisa mempelopori dalam segala aspek, seperti membuang sampah pada tempatnya, melakukan hal – hal positif lainnya.
Dan yang sekarang harus dilakukan adalah menciptakan Pola Hidup bersih dan Sehat dimana kita berada, terutama harus dimulai dari lingkungan keluarga sendiri, dan tentunya anggota PKK yang menjadi poros terdepan dalam hal ini.
Gubernur juga berterima kasih atas peran PKK dalam ikut serta membangun Jakarta, mustahil tanpa peran serta PKK Jakarta hingga pelosok tak seperti lingkungan yang dikunjunginya, terlihat bersih. Tentunya dengan kebersihan akan memunculkan lingkungan yang sehat.
Ini harus diteruskan, pinta Gubernur Fauzi Bowo kepada ratusan anggota PKK kebon bawang yang baru dikukuhkan oleh Lurah Ma’mun.
Kedatangan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, ke RW Binaan rupanya tak hanya menyaksikan aktifitas warga tetapi menyaksikan bakti sosial pengobatan massal dan bantuan pohon dari stoke holder serta Gubernur dan Walikota sempat foto bersama dengan delapan pasang pengantin yang melakukan nikah masaal di Masjid Jami Kebon Bawang.
Qodim (43 tahun) dan Kholimah (38 tahun) ,salah seorang pasangan pengantin , mengaku gembira mendapat buku nikah, mereka sudah 23 tahun hidup berkeluarga namun tak pernah terikat secara hukum, bersyukur saat ini memiliki buku nikah dari pemerintah, ucapnya dengan wajah berbingar – bingar.
|SUG/HDY
Warsih terlihat masih menunggu diruang tamu Kelurahan Kebon Bawang, dalam pelayanan mengurus surat nikah mengadu dipimpong lantaran tidak punya uang. Benarkah pelayanan didahulukan hanya bagi orang yang berduit?
JAKARTA, TintaMerahNews.Com, - Pasangan peserta nikah massal yang telah digelar dalam kegiatan bakti sosial saat kunjungan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengaku dipimpong saat mengurus kelengkapan surat – surat persyaratan menikah di kantor pelayanan kelurahan tersebut.
Read 60
times
Published in
JAKARTA
1 Comment
-
BDVE94 cdmgjctflxcz, [url=http://iyhirxllhlzn.com/]iyhirxllhlzn[/url], [link=http://azoctwfvdqgd.com/]azoctwfvdqgd[/link], http://hlavicftnxvb.com/
mifvsahwibq Sunday, 06 May 2012 06:28 Comment Link
