A+ R A-

Membuat Hubungan Tetap Harmonis

Rate this item
(0 votes)
Foto diperagakan model. Foto diperagakan model.
HARMONIS, TintaMerahNews.Com, - Menikah dengan orang yang dicintai, merupakan keputusan Anda. Disaat itu, tibalah untuk membuat kesepakatan antara Anda dengan pasangan Anda. Beberapa isu mungkin belum pernah dibicarakan atau tidak pernah dibicarakan secara mendalam sebelumnya. Yang menjadi masalah, isu-isu tersebut mungkin sangat penting dan dapat menghancurkan pernikahan anda di kemudian hari.
Berikut ini adalah beberapa isu yang perlu anda pikirkan:

1 Kesetiaan dalam hubungan

Tidak seorang pun dapat bersikap tenang ketika ada orang ketiga dalam pernikahan. Namun, apakah batasan tidak setia itu? Setiap orang mungkin memiliki definisi yang berbeda. Diskusikanlah hal itu dengan pasangan anda dan lihatlah apakah ada perbedaan antara pemikiran anda dan pemikiran pasangan anda.

2 Respek & toleransi

Kita harus menaruh respek dan memercayai pasangan kita. Adanya keraguan yang tak beralasan terhadap pasangan anda hanya akan menimbulkan percekcokan dan merusak hubungan anda berdua. Anda tidak perlu memeriksa daftar nama di telepon genggam atau email pasangan anda. Inilah bentuk respek dan kepercayaan dasar yang harus dimiliki oleh anda berdua.

3 Harapan penghasilan keluarga

Ada banyak biaya yang harus dikeluarkan ketika dua orang menikah. Antara lain biaya sewa, transportasi, makanan, hiburan, dan sebagainya. Standar kehidupan seperti apa yang anda inginkan setelah menikah harus dibicarakan secara mendetail agar tidak terjadi perbedaan harapan.

4 Perbedaan agama
Hormatilah agama pasangan anda. Tidak beralasan untuk meminta pasangan anda pindah agama hanya karena anda. Memahami dan menghormati perbedaan agama merupakan hal yang penting agar hubungan tetap harmonis dalam jangka panjang.

5 Menikmati Hobi Bersama

Apakah hobi pasangan anda? Jika anda sangat menyukai kegiatan luar ruang sedangkan pasangan anda hanya ingin membaca buku di ruang keluarga, hal itu dapat menyebabkan perselisihan dan kekecewaan. Tidak dikatakan bahwa anda berdua harus memiliki hobi yang sama. Berbagi adalah kuncinya. Walaupun anda berdua memiliki hobi yang berbeda, anda masih dapat berbagi kebahagiaan dan kesenangan dari hobi anda kepada pasangan anda. Membiarkannya mengetahui lebih banyak tentang hobi anda akan lebih mendekatkan anda berdua.

6 Memiliki anak atau tidak

Sebelum memasuki pernikahan, perlu dibicarakan apakah anda ingin punya anak atau tidak, karena kadang-kadang hal ini dapat menjadi sumber pertengkaran antara suami istri. Salah satu mungkin ingin punya dua atau tiga orang anak, tetapi pasangannya mungkin tidak ingin punya anak. Kesepakatan dan persetujuan harus dicapai sebelum pernikahan karena ini bukan masalah benar atau salah. Jika anda atau pasangan anda ingin membawa anak ke dalam pernikahan, anda harus memastikan bahwa anak-anak itu dan pasangan anda dapat saling menerima agar dapat terjalin hubungan keluarga yang bahagia.

7 Hubungan Seksual yang Memuaskan
Seks adalah kunci penting yang akan memperkuat pernikahan. Namun, kadang-kadang pasangan suami istri merasa malu untuk membicarakan hal-hal seperti seberapa sering kegiatan seksual akan dilakukan. Ini terutama terjadi di Hong Kong. Posisi seperti apa yang dapat memberikan kepuasan seksual tertinggi bagi anda dan pasangan anda? Tidak ada gunanya menghindari pembicaraan tentang hal ini.
|ENDANG

13 comments

  • irvvnbgobhc

    VDh24I sjqnjososher, [url=http://wmswqgfbjfhb.com/]wmswqgfbjfhb[/url], [link=http://uesiqzxcxxth.com/]uesiqzxcxxth[/link], http://fknizvbiawly.com/

    irvvnbgobhc Saturday, 05 May 2012 23:12 Comment Link
  • prerlabaloulp

    gdz allmyschoolls

    prerlabaloulp Tuesday, 01 May 2012 03:36 Comment Link
  • Carrieann

    说道:如何构架和管理个人的知识体系-详解版  坏人, I was suggested this web site by my cousin. Im not sure whether this post is written by him as nobody else know such detailed about my trouble. You are amazing! Thanks! your article about 如何构架和管理个人的知识体系-详解版  坏人,Best Regards Shane

    Carrieann Friday, 27 April 2012 09:20 Comment Link
  • Cannon

    说道:An impressive share! I have just forwarded this onto a friend who has been doing a little homework on this. And he in fact bought me breakfast due to the fact that I stumbled upon it for him& lol. So allow me to reword this&. Thanks for the meal!! But yeah, thanks for spending the time to discuss this subject here on your website.

    Cannon Sunday, 22 April 2012 11:59 Comment Link
  • Carlie

    说道:There are certainly a lot of details like that to take into consideration. That is a great point to bring up. I offer the thoughts above as general inspiration but clearly there are questions like the one you bring up where the most important thing will be working in honest good faith. I don?t know if best practices have emerged around things like that, but I am sure that your job is clearly identified as a fair game. Both boys and girls feel the impact of just a moment’s pleasure, for the rest of their lives.

    Carlie Thursday, 19 April 2012 11:57 Comment Link
  • Keyla

    Singe we are using terms for the states of qi in this dispute, the easiest way of contemplating this is according to wu xing theory, based specifically on the correlation of the tastes. The problem here is that in prepared form, both peanut butter and chocolate are harmonious mixtures, especially in the commercial forms being referenced. Both in prepared form are most easily considered sweet, which is earth aligned and therefore balanced in regards to yin and yang. However, they both have elements of their namesake original materials (Roasted Peanuts and Cocoa). Cocoa is easy to consider hear. In pure form, it is bitter. Bitter is the flavour associated with Fire and the South, being peak Yang. It is also a mild stimulant, which is also makes it associated with yang. Peanuts are much trickier. In general, the natural flavour of peanuts is at most sweet, besides their association with the earth. However, the roasting process often makes an association with salt (associated with peak yin). Therefore, peanuts are Earth modified slightly towards yin. Therefore, since chocolate is clearly more yang than peanuts, in this situation (which has been mitigated extensively by preparation), the chocolate comes out as the yang principal.

    Keyla Sunday, 15 April 2012 07:59 Comment Link
  • Tommy

    Waktu denger kakak kamu mau nikah sempet kepikiran jg sih : mungkin kamu yg bakal menikahkan ya &. eh ternyata bener & Klo menurut saya sih salah satu poin utama menikah itu adalah mengalihkan perwalian untuk perempuan. Kalau diliat dari sisi ini menurut saya kamu sudah layak (kalo disebut sangat layak bisi hiperbolik teuing&.). Toh&selama ini juga kamu yg jadi wali kakak kamu kan &. Jadi, klo saran saya sih berperanlah sebagai wali kakak kamu at least sampe setelah akad nikah. Sebagai, wali kamu harus mempercayai bahwa orang yang akan kamu serahi tanggung jawab jadi wali kakak kamu adalah orang yang layak.Soal layak, jadi inget soal kapan kamu bakal nikah &.. Sepertinya memang kamu belum dapat orang yang layak & Dengan tanggung jawab seperti yang saat ini kamu pikul, apakah calon istri kamu(kalo udah ada ya ..) bisa memahami? seharusnya sih bisa membantu atau mendukung & tapi klo engga & ya berarti dia belum siap mendampingi kamu &uih&. panjang euy &. mentang2 baru belajar ngasih komen &.sori rik, klo menyinggung atau terlalu menggurui

    Tommy Wednesday, 11 April 2012 07:40 Comment Link
  • Lorin

    Sayangnya, hal ini seperti sudah menjadi kebiasaan. Dan sebuah kebiasaan yang tampak sudah sangat biasa itu akan sulit untuk dihilangkan.Mungkin sih kita cuma bisa membiarkan generasi sekarang seperti itu, tapi kita HARUS mengajarkan, mendidik, dan membiasakan generasi berikutnya untuk memulai menjadi lebih baik.Jika ada seorang anak kecil/remaja yang mau mengambil sampah dari tanah dan membawanya ke tempat sampah terdekat, dan hal itu dilihat oleh orang-orang dewasa, kita mungkin bisa berharap bahwa orang dewasa tersebut malu dan akan melakukan hal yang sama. DAN BUKAN malah dengan egonya berpikir belagu amat sih tuh anak&Semoga kesadaran akan kebersihan yang seharusnya tidak bergantung pada tinggi rendahnya tingkat pendidikan akan segera tertanam, sebelum semua terkikis habis dan semua yang dipandang mata, tergantikan oleh sampah.bayangkan, kalau dihitung, dari sekian banyak sampah jakarta setiap hari. Dalam 2 hari kita bisa membuat 1 buah candi borobudur. Dalam setahun, kita sudah mendapat 180 candi borobudur dari sampah.Bantar gebang? udah berapa borobudur berdiri disana?

    Lorin Friday, 06 April 2012 11:51 Comment Link
  • Boomer

    , we are dealing with metaphysical bafflegab. The terms yin and yang are metaphysical bafflegab terms. Please desist from putting words into my mouth, and learn to read with discernment. My argument is actually that cocoa is bitter, and peanuts are not, and chocolate is a stimulant,whereas peanuts are not. Bitter and Sour flavours are associate with yang (in Wu Xing theory, or as the semi literate refer to it, Five Elements theory). Though I began with the commercial products, in all of their highly processed forms, I quickly retreated from that, because the processed forms do not offer answers as shown by the arguments against my explanation. Their is an extensive range of materials that can be considered peanut butter and chocolate, though in this situation we are dealing with the most modified of commercial products, as this question would not be asked unless their is an association, and the association usually presented is the commercial one of peanut butter cups. However, to ascertain a less biased answer, I actually took it back to base ingredients, since the commercial products are both sweet, and therefore neither yin nor yang. Colour had nothing to do with my reasoning. More evidence of the correlations: peanuts are used as bar food, whereas chocolate is not. Drunkeness is a state of unbalanced yang, induced by the input of additional yang energies. Peanuts are there to counter this, bringing one closer to a state of harmony, and therefore yin.The assoication of chocolate with females is actually counterproductive to the claim that it is yin. The natural ideal state is to be in a state of balance. Females have a greater tie to chocolate, but the evidence is that is the case because it is somewhat of a male replacement (it causes the release of similar hormones etc). Much like the peanuts countering the excess forces of yang that is drunkeness, the limitless yin of the female is offset by chocolate by bringing them closer to harmonious balance. Ergo, chocolate must be yang to achieve such a state of balance. One could also argue that what we are dealing with are a type of chocolate (one modified by a filling), rather than a type of peanut butter (which has been modified by another ingredient). This puts the peanut butter in a subordinate position to the chocolate in this situation. Since chocolate is dominant (one eats peanut butter and chocolate together when one is looking to eat chocolate, not when one is looking to eat peanut butter), it must be yang in this situation.

    Boomer Tuesday, 03 April 2012 13:48 Comment Link
  • Lucky

    Thanks Alexandra. I can see myself getting a lot of use out of this sweater! Bonus points that it's handmade by Nanny and passed down in the family. xo

    Lucky Friday, 30 March 2012 14:09 Comment Link

Leave a comment

Terbaru

DVI Berikan Kesempatan Melihat Jenazah, Bagi Keluarga Korban

DVI Berikan Kesempatan Melihat Jenazah, Bagi Keluarga K…

JAKARTA, TintaMerahNews.Com, - Tim Disaster Victim Identific...

Banner

1